Jakarta, 5 November 2026 – Keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membatalkan pertandingan uji coba Timnas Indonesia melawan Yordania pada FIFA Matchday November 2026 menjadi perhatian dalam pemberitaan sepak bola Asia Tenggara, termasuk Vietnam. Pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung pada 13 November 2026 di Stadion Internasional Amman itu dipastikan tidak terlaksana. Kepastian pembatalan diumumkan Federasi Sepak Bola Yordania pada Kamis (5/11/2026). Keputusan tersebut membuat agenda persiapan Skuad Garuda menuju kompetisi internasional berikutnya kembali menjadi sorotan.
Federasi Sepak Bola Yordania menjelaskan bahwa pembatalan pertandingan dilakukan atas permintaan PSSI. Federasi sepak bola Indonesia juga telah menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat memenuhi jadwal pertandingan yang sebelumnya direncanakan. Pengumuman tersebut sekaligus mengakhiri ketidakpastian mengenai pelaksanaan laga persahabatan kedua negara. Yordania kemudian mulai mempertimbangkan alternatif lawan untuk mengisi jadwal yang kosong. Sementara itu, Indonesia masih harus menentukan langkah berikutnya agar periode pertandingan internasional November tetap dapat dimanfaatkan.
Sebelum pengumuman pembatalan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah. Situasi geopolitik yang belum sepenuhnya stabil menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan keberangkatan Timnas Indonesia. Erick menegaskan bahwa keselamatan pemain, pelatih, dan seluruh anggota rombongan harus menjadi prioritas. PSSI sebelumnya juga membuka kemungkinan mencari lawan dari negara lain apabila pertandingan di Yordania dinilai tidak memungkinkan. Dengan demikian, pembatalan tersebut berkaitan dengan pertimbangan keamanan yang telah dibahas sejak beberapa waktu sebelumnya.
Perkembangan ini menarik perhatian karena Timnas Indonesia sedang mempersiapkan diri menghadapi Piala Asia 2027. Pertandingan melawan Yordania awalnya dipandang sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan tim menghadapi lawan dari kawasan Asia Barat. Selain memberikan pengalaman bertanding di luar negeri, laga tersebut juga dapat membantu pelatih John Herdman mengevaluasi strategi dan komposisi pemain. Pembatalan pertandingan membuat rencana persiapan perlu disesuaikan kembali. PSSI kini menghadapi tantangan mencari lawan yang sesuai dengan kebutuhan tim dalam waktu relatif singkat.
Selain Yordania, Kuwait sebelumnya sempat disebut sebagai calon lawan Indonesia pada periode FIFA Matchday November. Namun, belum ada pengumuman resmi mengenai kesepakatan pertandingan kedua negara. Kuwait justru telah memiliki agenda menghadapi Suriah dan Honduras dalam periode internasional yang sama. Kondisi tersebut membuat pilihan lawan alternatif bagi Indonesia semakin terbatas. Terlebih, sebagian besar federasi sepak bola telah menyusun jadwal pertandingan jauh sebelum jeda internasional dimulai.
Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Yordania memastikan pertandingan melawan Australia tetap berlangsung sesuai jadwal. Duel tersebut direncanakan digelar pada 17 November 2026 di Stadion Internasional Amman. Keputusan mempertahankan pertandingan melawan Australia menunjukkan bahwa pembatalan laga Indonesia tidak otomatis mengubah seluruh agenda internasional Yordania. Federasi setempat tetap berupaya memberikan kesempatan bertanding bagi tim nasionalnya. Perbedaan keputusan masing-masing federasi juga memperlihatkan bahwa pertimbangan keamanan dan kesiapan perjalanan dapat menghasilkan kebijakan yang berbeda.
Hingga Kamis, belum ada pengumuman resmi mengenai negara yang akan menggantikan Yordania sebagai lawan Timnas Indonesia. PSSI diharapkan segera memberikan kepastian agar persiapan pemain dan staf pelatih dapat disesuaikan dengan agenda terbaru. Pembatalan pertandingan ini sekaligus menjadi perhatian dalam perkembangan sepak bola Asia Tenggara karena Indonesia tengah berupaya meningkatkan daya saing di tingkat kontinental. Bagi Skuad Garuda, kesempatan menjalani pertandingan internasional tetap penting untuk menjaga ritme dan menguji kesiapan tim. Keputusan selanjutnya akan menentukan bagaimana Indonesia memanfaatkan periode FIFA Matchday November 2026.




