Jakarta, 1 September 2026 – Hubungan Fabio Quartararo dan Yamaha kembali memanas setelah pembalap asal Prancis itu menyatakan tidak ingin lagi membantu pengembangan motor untuk musim MotoGP 2027. Sikap tersebut muncul setelah Yamaha tidak mengizinkan Quartararo mengikuti tes ban Pirelli terbaru di Austria. Quartararo menilai keputusan itu membuat dirinya berada dalam posisi yang kurang menguntungkan, terutama setelah ia merasa lebih banyak menjalankan peran sebagai pembalap penguji selama MotoGP Aragon. Ia kemudian menegaskan bahwa dirinya masih bersedia membantu Yamaha meningkatkan performa motor untuk musim 2026, tetapi tidak ingin menghabiskan tenaga untuk mengembangkan motor yang nantinya digunakan pembalap lain.
Keputusan Quartararo tersebut tidak terlepas dari situasi kontraknya bersama Yamaha. Juara dunia MotoGP 2021 itu telah dipastikan meninggalkan Yamaha setelah musim 2026 dan akan bergabung dengan Honda mulai tahun depan. Yamaha sendiri telah mengonfirmasi bahwa kerja sama dengan Quartararo dan Alex Rins akan berakhir pada penghujung musim ini. Selama memperkuat Yamaha, Quartararo telah meraih 11 kemenangan balapan, 32 podium, dan satu gelar juara dunia. Dengan kepindahannya ke Honda, fokus pengembangan Yamaha untuk 2027 secara praktis akan diarahkan kepada pembalap yang masih berada dalam proyek tim tersebut.
Persoalan semakin rumit karena MotoGP akan memasuki perubahan regulasi besar pada 2027. Kapasitas mesin akan turun menjadi 850 cc dan pemasok ban juga berganti dari Michelin menjadi Pirelli. Perubahan tersebut membuat proses pengujian menjadi sangat penting bagi setiap tim karena karakter motor dan ban akan mengalami penyesuaian. Quartararo sebenarnya ingin mengikuti tes di Red Bull Ring untuk mendapatkan pengalaman langsung dengan ban Pirelli yang akan digunakan pada musim berikutnya. Namun, Yamaha memilih tidak memberinya kesempatan tersebut, sebuah keputusan yang kemudian menjadi pemicu utama kekecewaan sang pembalap.
Quartararo merasa situasi tersebut tidak adil karena sepanjang musim 2026 dirinya telah ikut membantu Yamaha mengembangkan proyek mesin V4. Yamaha menggunakan mesin V4 sebagai bagian dari persiapan menghadapi regulasi baru, setelah sebelumnya mengandalkan konfigurasi empat silinder segaris selama bertahun-tahun. Proyek tersebut membutuhkan banyak masukan dari pembalap karena Yamaha harus memahami karakter mesin baru sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan performa. Quartararo merasa telah memberikan kontribusi besar terhadap proses tersebut. Namun, setelah dipastikan meninggalkan tim, ia kini tidak melihat alasan untuk terus berperan sebagai penguji utama bagi proyek yang manfaat utamanya akan dirasakan pembalap Yamaha pada 2027.
Pernyataan Quartararo juga menunjukkan adanya akumulasi frustrasi terhadap perkembangan Yamaha dalam beberapa musim terakhir. Pembalap berusia 27 tahun itu sebelumnya telah beberapa kali menyampaikan tuntutan agar Yamaha mampu menghasilkan motor yang lebih kompetitif. Pada awal proyek V4, Quartararo memang masih menunjukkan dukungan terhadap arah baru Yamaha dan menyatakan siap bekerja keras untuk membantu pengembangan. Namun, proses membangun motor baru membutuhkan waktu panjang dan hasil yang belum sepenuhnya sesuai harapan membuat hubungan pembalap dan tim semakin tertekan. Kondisi tersebut akhirnya mencapai titik ketika Quartararo memilih membatasi keterlibatannya dalam proyek 2027.
Meski demikian, Quartararo tidak sepenuhnya menutup pintu bagi Yamaha sepanjang sisa musim 2026. Ia masih bersedia memberikan masukan dan membantu tim menemukan peningkatan pada motor yang digunakan untuk menghadapi kompetisi musim ini. Sikap tersebut menunjukkan bahwa perpisahan dengan Yamaha tidak berarti ia akan berhenti berusaha memberikan hasil terbaik hingga balapan terakhir. Quartararo tetap memiliki kepentingan untuk mendapatkan performa kompetitif sebelum berganti pabrikan. Namun, ia tidak ingin lagi mengambil risiko fisik dan tenaga hanya untuk menguji komponen yang secara khusus dipersiapkan bagi pembalap Yamaha pada musim berikutnya.
Di sisi Yamaha, persoalan ini menjadi tantangan tambahan di tengah proses transisi menuju era baru MotoGP. Pabrikan Jepang tersebut harus memastikan pengembangan mesin V4 dan berbagai komponen pendukung berjalan sesuai rencana meskipun salah satu sumber masukan terpentingnya akan segera pergi. Yamaha masih memiliki pembalap lain yang dapat dilibatkan dalam proses pengembangan, termasuk para pembalap dari tim pabrikan dan tim satelit. Data yang diperoleh dari mereka akan menjadi penting untuk menentukan arah pengembangan YZR-M1 berikutnya. Pergantian regulasi pada 2027 membuat Yamaha tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan kesalahan dalam menentukan arah proyek.
Situasi ini juga membuat keputusan Yamaha mengenai tes Pirelli menjadi sorotan. Dari sudut pandang Quartararo, kesempatan menguji ban baru seharusnya dapat menjadi pengalaman berharga, terutama karena ia masih membalap untuk Yamaha hingga akhir 2026. Namun, Yamaha memiliki pertimbangan sendiri karena informasi dan pengalaman yang diperoleh dari tes tersebut akan berkaitan langsung dengan pengembangan motor 2027. Perbedaan kepentingan antara pembalap yang akan pindah tim dan pabrikan yang sedang menyiapkan proyek masa depan akhirnya memunculkan konflik. Persoalan tersebut memperlihatkan betapa sulitnya menjaga kepentingan kedua pihak ketika hubungan kerja sama memasuki tahun terakhir.
Dengan keputusan Quartararo untuk tidak lagi membantu pengembangan motor 2027, Yamaha harus segera mencari cara untuk menjaga momentum proyek YZR-M1 generasi berikutnya. Sementara itu, Quartararo akan berusaha menutup masa delapan tahunnya bersama Yamaha dengan hasil terbaik sebelum memulai tantangan baru bersama Honda. Konflik mengenai pengembangan motor tersebut kemungkinan tidak langsung mengubah hubungan profesional keduanya di lintasan, tetapi jelas menunjukkan adanya perbedaan kepentingan menjelang perpisahan. Kini perhatian tertuju pada bagaimana Yamaha merespons keputusan tersebut dan apakah Quartararo masih mampu memberikan kontribusi penting bagi performa tim hingga akhir musim 2026.




